Sabtu, Mei 05, 2012

Minggu, April 29, 2012

Terimakasih STIKes BIGES

Pemberian penyuluhan hidup sehat adalah kewajiban yg nyata untuk kami. Menolong dan Memberikan Asuhan kesehatan untk semua orang bukan karna kami mau dipuji namun kami tahu bahwa kami lahir dan dibesarkan bukan atas pengharapan imbalan jasa,semua itu karena keiklasan yang selalu diajarkan oleh Orang tua di Kampus dan Orang tua di Rumah sendiri. Kami Mahasiswa STIKes Bina Generasi semampunya akan memberi yang terbaik Untuk Semua, terlebih pada Orang Tua kami. TERIMAKASIH STIKes BIGES.

Minggu, April 15, 2012

KENALI DIRIMU KENALI TUBUHMU


Hai anak muda Indonesia! Apakah selama ini kamu merasa cukup mengenali, memahami dan memiliki diri dan tubuhmu sendiri? Atau menurut kalian, orang lain lah yang lebih mengenali, memahami dan memiliki tubuh kalian? Seperti teman, orang tua, pemuka agama atau bahkan negara?

Nah kamu bisa mengetahui siapa yang paling mengenali, memahami dan memiliki diri dan tubuh kamu dengan mulai bertanya pada dirimu sendiri beberapa pertanyaan sederhana seperti berikut. Apakah saya merasa nyaman melihat tubuh saya sendiri di depan cermin? Apakah saya yang paling mengetahui tentang bagian tubuh saya dan fungsi-fungsinya? Apakah cara berpakaian saya ditentukan atas kemuan sendiri atau orang lain? Apakah cara saya bersikap dan berprilaku ditentukan atas kemauan sendiri atau orang lain?

Dari jawaban kamu atas pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin banyak dari kamu yang merasa kurang mengenali, memahami atau memiliki diri dan tubuhmu sendiri. Jangan khawatir, kamu tidak sendirian kok. Nyatanya banyak remaja Indonesia yang merasakan hal yang sama dengan kamu. Hal ini dikarenakan sejak kecil kita tidak pernah mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi, gender dan seksualitas yang benar. Padahal informasi tentang kesehatan reproduksi, gender dan seksualitas yang benar bisa membuat kita mengenali, memahami dan menjadi pemiliki penuh atas diri dan tubuh kita.

Jadi apa sih sebeneranya gender dan seksualitas itu? Mungkin banyak intrepretasi yang muncul di pikiran kamu saat kamu mendengar tentang gender dan seksualitas ya. Nah sekarang yuk kita bahas definisi yang tepat dari gender dan seksualitas.

Gender merupakan suatu konsep yang mengacu pada peran-peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan sebagai hasil konstruksi sosial yang dapat berubah pada situasi masyarakat tertentu. Misalnya, peran gender antara perempuan dan laki-laki di Jawa Tengah bereda dengan di Sumatera Barat. Gender itu bukan kodrat, jadi gender bisa dipertukarkan. Misalnya kodrat seorang perempuan yakni mampu melahirkan, hal itu tidak dapat diubah atau dipertukarkan.  Sementara, urusan berbagi peran dalam rumah tangga seperti mencuci, memasak, mengurus anak merupakan bentukkan masyarakat yang dapat dipertukarkan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini karena baik laki-laki maupun perempuan pada kenyataanya bisa melakukan peran dalam rumah tangga tersebut. Nah tapi kenyataanya di masyarkat bagaimana? Benar sekali, kenyataannya masyarakat masih menganggap peran dalam rumah tangga tersebut sebagai peran perempuan. Bagaimana menurut kamu tentang anggapan masyarakat ini? Tentunya tidak sepakat kan.

Seksualitas merupakan suatu konsep yang luas yang meliputi beberapa dimensi seperti hubungan dengan orang lain, rekreasi (kesenangan), prokreasi (memiliki keturunan), emosi, fisik, dan fantasi  yang satu sama lain saling terkait. Nah seksualitas ini dipengaruhi oleh interaksi faktor biologis, psikologis, sosial, ekonomi, politik, budaya, etika, hokum, sejarah, religi dan spiritual.  Seksualitas merupakan bentuk ekspresi seseorang terhadap dirinya dan orang lain, menyangkut perilaku seksual, orientasi seksual, dan identitas seksual. Pada intinya, seksualitas bukanlah sesuatu yang buruk untuk dipahami, justru sangat baik karena bisa membantu kita memahami diri sendiri dalam lingkungan sosial kita.

Karena anak muda masih memiliki keterbatasan atas informasi yang tepat tentang gender dan seksualitas, akibatnya banyak mitos-mitos yang berkembang di masyarakat yang biasanya memojokkkan perempuan. Yuk simak beberapa mitos tersebut beserta penjelasannya.


Orang tuaku bilang tubuh perempuan itu memalukan.
Apakah kamu setuju dengan pendapat ini? Sebenarnya, pendapat ini sangat menyudutkan perempuan. Hal ini bisanya terjadi pada saat remaja perempuan dalam masa pertumbuhan, yang biasanya diliputi rasa keingintahuan terhadap tubuhnya dan bertanya-tanya mengapa alat kelaminnya berbeda dengan remaja laki-laki.  Bila orangtua mengajarkannya bahwa tubuh perempuan itu “memalukan”, maka ia akan kesulitan bertanya mengenai tubuhnya saat memasuki masa puber. Ia juga tidak memahami bagaimana tubuhnya bisa merasakan kenikmatan seksual, mengetahui bagaimana cara melindungi tubuhnya dari kehamilan tak diinginkan atau infeksi menular seksual.
Teman-temanku bilang kebahagiaan perempuan tergantung pada keberadaan laki-laki.
Nah asumsi bahwa kebahagiaan perempuan hanya bila bersama laki-laki, sering digunakan sebagai senjata untuk mengatur kehidupan perempuan dan bahkan digunakan untuk ’membenarkan’ perkosaan.  Masyarakat masih menganggap bahwa kebahagiaan perempuan dicapai bila ia bisa melayani kebutuhan pasangannya (pacar/suami), termasuk kebutuhan seksual. Padahal sebagai manusia, perempuan juga memiliki kebutuhan yang sama dengan laki-laki dalam hal ekspresi diri, pencapaian pendidikan dan karir, serta kenikmatan seksual.
Orang tua dan pacarku bilang tubuh perempuan itu milik laki-laki.
Masyarakat masih menganggap dan memperlakukan perempuan seperti barang milik orang tua atau pasangan (pacar/suami).  Sejak kecil hingga menikah, seorang perempuan dianggap milik sang orang tua yang bisa menikahkannya dengan siapa saja yang dikehendakinya, serta menyuruh perempuan mematuhi segala peraturannya dalam berpakaian, berbicara, bergaul, mengerjakan tugas rumah tangga, dan lainnya. Kepemilikan atas tubuh dan jiwa perempuan kemudian berlanjut saat ia menikah atau memiliki pacar, dimana pacar/suami merasa berhak memanfaatkan tubuh pacarnya/istrinya untuk mendapatkan kesenangan yang diinginkannya tanpa memikirkan perasaan pacarnya/istrinya.  Seharusnya, tubuh perempuan adalah milik dirinya sendiri, dan ia berhak untuk memutuskan bagaiamana, kapan dan dengan siapa akan berbagi. Termasuk juga hak untuk memiliki pasangan (pacar/suami) atau tidak. Jadi yang paling berhak menentukan sesuatu atas tubuhmu ya kamu sendiri.

Selasa, April 10, 2012

Jadwal PMB

Gelombang I
a. Pendaftaran tanggal 1 maret s/d 17 juni 2012
b. Tes tulis tgl. 18 juni 2012
c. tes wawancara dan kesehatan 19-20 juni 2012
d. Pemgumuman tgl. 25 juni 2012
e. Daftar ulang yang dinyatakan Lulus tgl 26-16 juli 2012

Gelombang II
a. Pendaftaran tanggal 18 juni s/d 2 september 2012
b. Tes tulis tgl. 3 september 2012
c. tes wawancara dan kesehatan 4-5 september 2012
d. Pemgumuman tgl. 8 september 2012
e. Daftar ulang yang dinyatakan Lulus tgl 8-15 september 2012

Memulai perkuliahan tanggal 17 september 2012

informasi pendaftaran PMB 2012-2013

Info Pendaftaran :
1. Mengisi formulir pendaftaran dan biaya pembayaran:
    jalur PMDK  = Rp. gratis
    Gelombang 1 = Rp. 150.000
    Gelombang 2 = Rp. 200.000
2. menyerahkan fotocopy ijazah terakhir 2 lembar yang dilegalisir ( atau surat keterangan lulus apabila belum menerima ijazah ).
3. menyerahkan Pas Foto berwarna ukuran 2x3 (2 lembar) dan 3x4 (1 lembar)
4. bagi mahasiswa yang dari PT sejenis dan untuk program B (non Reg) harus melampirkan transkip nilai.
5. jalur PMDK dinyatakan lulus tanpa mengikuti Tes Tulis / Akademik namun namun tetap harus mengikuti Tes kesehatan.
6. Tinggi badan minimal.
    - Untuk wanita 150 cm ( DIII kebidanan, S1 keperawatan )
    - Untuk laki-laki 155 cm